Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Diposting oleh MasBayu SEO on Jumat, 05 April 2013
 

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. - Suara Jangkrik di tengah malam beradu kontras dengan isak tangis seorang balita di ruang perawatan anak sebuah rumah sakit di Kota Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Di sudut ruangan tampak seorang pria berpakaian lusuh tengah memandangi kotak salah satu merk susu formula kemasan 900 gram dengan mata berkaca-kaca dan raut wajah penuh penyesalan.

    . Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen.  .

Mendengar panggilan sang isteri Pak Kirno segera beranjak menghampiri Asirah dan membantu isterinya menyeka muntahan si bayi yang terus menangis. Penyesalan bercampur rasa kesal teringat perdebatan dengan penjaga minimarket memenuhi pikiran Pak Kirno. Uang penggantian susu formula kadaluarsa yang terlanjur dikonsumsi bayi mereka pun telah habis untuk membayar biaya angkot menuju rumah sakit.

 "Orang kecil yang berpendidikan rendah" gambaran seperti inilah yang semakin menyudutkan pak Kirno dan membuat dirinya merasa lemah serta tidak mempunyai keberanian untuk memperjuangkan hak selaku pelanggan ketika harus berhadapan dengan persoalan serupa.

Ilustrasi di atas merupakan sebuah gambaran yang seringkali terjadi di masyarakat kita tentang minimnya pengetahuan pelanggan tentang hak maupun kewajiban mereka dalam setiap aktifitas pedagangan khususnya skala kecil. Apa yang dialami Kirno sekeluarga sepatutnya tidak perlu terjadi di masyarakat Indonesia seandainya mereka memahami pentingnya menjadi seorang pelanggan dengan pengetahuan memadai.

PXRV .

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen.

Untuk menjadi pelanggan cerdas sebenarnya tidak harus memiliki kekayaan materi, hafal undang-undang lengkap beserta pasal dan ayat yang terkandung di dalamnya, apalagi harus mengunjungi situs yang membahas secara detail mengenai perlindungan pelanggan. Sebab jika kita berbicara mengenai perlindungan pelanggan maka jelas peraturan tersebut berlaku bagi semua pelanggan tanpa mengenal tingkat pendidikan, strata sosial apalagi SARA. Bahkan jika berbicara jujur, kecurangan produsen, distributor hingga pengecer justru seringkali terjadi dan menimpa masyarakat menengah ke bawah seperti ilustrasi terdahulu.

Ujung tombak sebagai garda terdepan dalam penegakan hak pelanggan tersebut sebenarnya adalah kita pribadi sebagai bagian dari masyarakat di Indonesia sebab pada dasarnya Negara melalui Pemerintah serta berbagai Instansi Teknis di dalamnya telah mengatur secara jelas hak atau kewajiban seorang pelanggan. Tak jarang kita menutup mata dan telinga, bersikap acuh tak acuh ketika di sekitar kita terjadi permasalahan seperti yang dialami pak Kirno tadi. Hanya senyum kecut atau sekedar membawa cerita tadi sebagai bahan obrolan warung ketika berkumpul bersama teman. .

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen. Pelanggan yang paham adalah pelanggan yang mampu memberikan manfaat bagi pelanggan lainnya. Alangkah indahnya kehidupan masyarakat kita jika suatu saat terjadi problem serupa gambaran ilustrasi di atas lalu dengan sedikit pengetahuan kita bisa mengedukasi masyarakat lain seperti Kirno sekeluarga untuk memperoleh perlindungan dan hak mereka sebagai pelanggan.

Sekecil apapun pengetahuan yang kita miliki niscaya mampu memberikan manfaat bagi orang lain selama pengetahuan tersebut dilandasi oleh ilmu yang benar serta bukan sekedar berdasarkan pendapat dan opini pribadi. Negara telah menciptakan Peraturan Perundangan, Instansi Teknis hadir sebagai fasilitator, Institusi Hukum sudah disediakan sebagai tempat penyelesaian permasalahan pelanggan.

Konsumen cerdas paham perlindungan konsumen PXRV.

Sedangkan posisi kita tergantung bagaimana sikap masing-masing menempatkan diri mengambil peran dalam penyebarluasan ilmu dan pengetahuan tersebut agar tercipta iklim bisnis sehat dan saling menguntungkan sehingga tercipta suasana harmonis sebagai perwujudan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ilmu tidak akan habis bila dibagi, dengan pengetahuan kita bisa membantu satu orang, besar kemungkinan sepuluh, seratus, seribu bahkan jutaan orang akan terbantu oleh ilmu pengetahuan tersebut dengan atau tanpa kita sadari.

Salah satu sumber milik pemerintah yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi guna menambah wawasan adalah situs http://ditjenspk.kemendag.go.id/. Pelajari dan berbagilah kepada mereka yang tidak seberuntung kita yang bisa mengunjungi situs bermanfaat dan mempelajari semuanya dengan mudah dan cepat.

{ 0 komentar... read them below if any or add comment }

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
SUPPLIERCRAFT - SEO Friendly Blogger Template Design by SUPPLIERCRAFT INDONESIA